Bolehkah Saya Berzakat Kepada Anak Yatim?

Bolehkah Saya Berzakat Kepada Anak Yatim?

penanya: nama saya adi dan ingin bertanya, saya seorang perantauan dan saya menggantikan zakat saya dengan memberikannya ke anak yatim. apakah boleh? penjawab: penerima zakat sudah sangat jelas, ada dalam 8 asnaf. tidak boleh di luar itu. anak yatim tidak berhak mendapatkan zakat. namun, jika anak yatim itu berasal dari keluarga fakir-miskin, barulah mereka berhak mendapatkan zakat. hak zakat mereka bukan sebagai anak yatim, melainkan fakir-miskin. penanya: tinggal saya disebuah pedesaan, dan disini saya merantau, sedangkan mudiknya juga kedaerah lain dan jika mau bayar zakat didaerah mudik saya tidak sempat/sudah terlalu jauh dari…Read more
Potensi zakat umat Islam Indonesia

Potensi zakat umat Islam Indonesia

Dibutuhkan Rp 26,557 triliun untuk mencapai 8 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam 5 tahun (RPJMN 2014-2019). Kemampuan pendanaan pemerintah hanya Rp. 4,023 triliun. Rp 22,534 triliun: bersumber dari masyarakat. Tingginya pertumbuhan ekonomi menurunkan tingkat kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penambahan hutang luar negeri yang telah melebihi Rp 30.000 triliun,akan semakin membebankan perekonomian bangsa. Di samping itu, Presiden telah tegas menyatakan bahwa pembangunan ekonomi tidak dapat hanya dengan mengandalkan APBN. Sumber dana keagamaan zakat masyarakat muslim Indonesia, menjadi alternatif yang tidak saja diperhitungkan tetapi perealisasiannya dengan dimotori oleh pemerintah merupakan sebuah keniscayaan. Potensi zakat…Read more
Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, « أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا »  وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئاً “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya[1]. Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim, sehingga imam Bukhari mencantumkan hadits ini dalam bab: keutamaan orang yang mengasuh anak yatim. Beberapa faidah penting yang…Read more